Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H, Kolinlamil Lakukan Pemeliharaan pada Dua KRI

FROSCH – KRI Teluk Lampung milik Kolinlamil di bawah pembinaan Satlinlamil Surabaya. (Foto: Dispen Kolinlamil)

Jakarta, MARITIMEOBSERVER.COM ** Momentum Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H selalu terasa spesial bagi rakyat Indonesia. Bersamaan dengan suasana menyambut Bulan Puasa dan Lebaran tahun ini, Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) melaksanakan pemeliharaan kapal perang, guna kesiapan unsur Kolinlamil dalam melaksanakan tugas pokoknya.

Rabu (17/5/2017), kapal perang yang sedang dilakukan perawatan dan pemeliharaan adalah KRI Teluk Lampung 540 dan KRI Mentawai 959. KRI Teluk Lampung 540 saat ini berada di galangan kapal PT Mina Muara Mas (MMM) Bangka Belitung, sedangkan KRI Mentawai 959 melaksanakan pemeliharaan dan perawatan di Jakarta.

“Tujuan dari pemeliharaan dan perawatan kapal adalah untuk selalu menjaga kesiapan dan kemampuan unsur-unsur KRI yang ada dalam melaksanakan tugas pokok Kolinlamil, yaitu pergeseran personel, material dan logistik, baik dalam Operasi Militer Perang maupun Operasi Militer Selain Perang,” ujar Kepala Dispen Kolinlamil, Letkol Laut (KH) Bazisokhi Gea, dalam rilisnya.

Ia berharap, para Kepala Kamar Mesin (KKM) dan Anak Buah Kapal (ABK) mampu melaksanakan kegiatan pemeliharaan sehari-hari sesuai ketentuan sistem pemeliharaan terencana yang sudah ditetapkan. Selain secara khusus, para pengawak KRI juga diberikan penyegaran tentang tata cara dan pelaksanaan pemeliharaan terencana.

Dinas Pemeliharaan dan Perbaikan Kapal (Disharkap) Kolinlamil memberikan arahan dan masukan kepada pengawak KRI, baik perwira maupun ABK, bahwa kegiatan pemeliharaan sangat perlu dilakukan secara rutin dan berkelanjutan agar para ABK KRI mengetahui dan memahami tugas pemeliharaan kapal yang diawaki, sehingga kondisi teknis  kapal selalu siap dan meminimalisasi kerusakan di kapal.

“Kerja sama dengan pihak lain yang berkompeten dengan kemampuan pemeliharaan dan perawatan penting bagi Kolinlamil dalam memenuhi kebutuhan unsur atau KRI yang dibutuhkan dalam tipe atau jenis tertentu dapat melakukan pemeliharaan, perawatan, maupun perbaikan,” ucap Bazisokhi.

Hal ini, sambungnya, seiring kebijakan pemerintah dalam mendukung pemberdayaan dan pemanfaatan industri dalam negeri.

“(Kita harus) bangga menggunakan barang-barang hasil produksi dalam negeri yang tidak kalah bersaing kualitas dengan produksi galangan kapal di luar negeri,” tandas Kadispen Kolinlamil mantap.

Sementara itu, kapal perang milik Kolinlamil yang juga sedang dalam pemeliharaan adalah KRI Mentawai 959. Kapal ini melaksanakan pengecekan, perbaikan, dan perawatan pada bagian Gear Box, yaitu sistem penggerak pada mesin kapal.

“Pengecekan dilaksanakan untuk melihat sejauh mana perkembangan perbaikan dan perawatan salah satu  bagian mesin kapal perang tersebut guna menunjang kesiapan operasi,” pungkas Bazisokhi.