Kunjungi Denmark, Menhan Jajaki Peluang Kerja Sama Pengadaan Kapal Perang

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berkunjung ke Denmark membahas kerja sama pertahanan maritim. (Foto: DMC Kemhan)
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berkunjung ke Denmark membahas kerja sama pertahanan maritim. (Foto: KBRI Kopenhagen)

Kopenhagen, MAROBS ** Peluang kerja sama pengadaan kapal perang menjadi salah satu isu menarik kunjungan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu ke Denmark, Senin (7/3/2016) yang lalu. Menhan disambut Menteri Pertahanan Denmark, Peter Christensen, di Kopenhagen.

Kedua Menhan sepakat menjalin hubungan baik, serta meningkatkan kontak dan saling kunjung pejabat tinggi Angkatan Laut.

“Saya menyambut baik rencana kunjungan pejabat tinggi itu untuk menindaklanjuti penjajakan kerja sama, khususnya peluang pengadaan kapal perang,” ujar Christensen, dirilis Humas Kementerian Pertahanan.

Pada saat yang sama, perwakilan eksekutif dari perusahaan industri pertahanan Denmark, Odense Maritime Technology, Terma, dan Weibel Ilmiah, berdiskusi dengan Menteri Ryamizard membahas penguatan hubungan industri pertahanan Indonesia dan Denmark, dalam rangka meningkatkan perdagangan dan investasi antara kedua negara.

Pembuatan solusi pertahanan berteknologi tinggi rancangan Denmark diharapkan bisa dikerjakan di Indonesia, memastikan transfer teknologi dan pengetahuan antara perusahaan Denmark dan Indonesia, dan memanfaatkan industri sektor pertahanan untuk keuntungan kedua negara.

Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Denmark sepakat untuk membangun kerja sama di bidang pertahanan, khususnya Keamanan Maritim.

Kerja sama mewujudkan Keamanan Maritim merupakan salah satu agenda prioritas yang dibahas Menteri Pertahanan kedua negara, khususnya untuk memberantas pembajakan dan perdagangan obat terlarang. Pemerintah Denmark sangat memuji peran penting Indonesia dalam menjaga keamanan di Selat Malaka.

Usai mengadakan pertemuan dengan Menhan Denmark, Ryamizard bertemu Kasal Denmark Rear Admiral Frank Trojahn serta beberapa pejabat tingkat tinggi dan perwakilan Angkatan Laut Denmark.

Pertemuan ini dimaksudkan untuk membahas penguatan kerja sama Angkatan Laut antara Indonesia dan Denmark, serta saling bertukar informasi mengenai upaya masing-masing negara dalam mengamankan wilayah perairan nasional dan internasional.

Menhan menyampaikan harapan agar angkatan bersenjata Indonesia dan Denmark dapat membina persahabatan, baik secara bilateral maupun dalam misi-misi internasional.

Transfer Teknologi

Awal tahun, tepatnya Rabu (13/1/2016), Menhan menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Denmark untuk Indonesia Casper Klynge, di kantor Kementerian Pertahanan Jakarta. Kunjungan ini dalam rangka meningkatkan hubungan kerja sama kedua negara, khususnya bidang pertahanan.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Denmark didampingi perwakilan delegasi industri pertahanan di Denmark, yaitu industri kapal dan radar.

Menurutnya, saat ini, peningkatan hubungan kerja sama dengan Indonesia menjadi agenda paling penting bagi pemerintah Denmark. Khusus di bidang pertahanan, tidak hanya dalam kerja sama di bidang industri pertahanan, tetapi juga di bidang misi perdamaian dunia dan kerja sama untuk meningkatkan kapasitas Indonesia dalam menghadapi keamanan global.

Untuk kerja sama industri pertahanan, Denmark siap melakukan kerja sama lebih strategis dan produktif yang menguntungkan bagi kedua negara, melalui kerja sama transfer teknologi.

“Jadi ini tidak masalah jual beli, tetapi juga bagaimana kita saling bertukar pikiran, kemudian bagaimana memberikan transfer teknologi dan kerja sama yang lebih strategis dan produktif antara kedua negara,” papar Dubes Klynge.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *