Kali Pertama 2016, MS Hamburg Sandar di Pelabuhan Belawan Antarkan 306 Wisman

Kapal Pesiar  MS Hamburg bersandar di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan. (Foto: Humas Pelindo I)
Kapal Pesiar MS Hamburg bersandar di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan. (Foto: Humas Pelindo I)

Medan, MAROBS ** Kapal pesiar MS Hamburg berbendera Bahamas menjadi kapal pertama yang sandar di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, pada 2016. Sejumlah 306 wisatawan mancanegara (Wisman) dan 170 kru bersandar pada 09.30, Sabtu (27/2/2016).

Kapal pesiar MS Hamburg yang dinakhodai Vladimir Varabiov tersebut, dibuat pada 1997 milik CONTI Holding GmbH & Co. KG, Munich, memiliki panjang 144.13 meter, berbobot 15.067 GT dan draft sedalam 5.15 M.

“Ini bagian dari langkah untuk mendukung program pariwisata pemerintah, khususnya menjadikan Danau Toba sebagai Geo Park Dunia, di mana Belawan menjadi salah satu pintu masuk menuju Sumatera Utara yang kaya akan pariwisata,” ujar ACS Humas Pelindo I, Fiona Sari Utami.

Menurutnya, dalam menerima penumpang, baik lokal maupun mancanegara, Pelindo I telah menyediakan fasilitas terminal penumpang yang nyaman. Kenyamanan yang diberikan Terminal Penumpang Baru Bandar Deli merupakan bagian daro wujud komitmen Pelindo I dalam melayani pengguna jasa, khususnya penumpang.

“Ini adalah bagian dari kegiatan rutin kami menerima kunjungan kapal pesiar. Hal ini juga upaya mendukung program pemerintah untuk mendukung cruise berkembang di Indonesia sebagai negara maritim. Apalagi Pelabuhan Belawan termasuk salah satu dari 5 Pelabuhan utama di Indonesia yang bisa disinggahi kapal pesiar, selain di Tanjung Priok, Tanjung Perak, Benoa, dan Makassar,” jelasnya.

Humas Pelabuhan Belawan, Roswita, menambahkan, wisatawan yang datang bersama MS Hamburg berasal dari berbagai negara, di antaranya berkebangsaan Austria, Jerman, dan Swiss.

Para penumpang tengah masuk ke Kapal Pesiar MS Hamburg yang bersandar di Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan. (Foto: Humas Pelindo I)
Para penumpang tengah masuk ke Kapal Pesiar MS Hamburg yang bersandar di Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan. (Foto: Humas Pelindo I)

“Mereka disambut dengan berbagai tarian daerah dan langsung melakukan city tour di seputar Kota Medan, di antaranya Cong A Fi, Istana Maimun, Masjid Agung, Museum Nasional, dan wisata lainnya di Kota Medan dengan menggunakan berbagai fasilitas transportasi,” papar Roswita.

Para turis mancanegara tersebut, sambungnya, melakukan perjalanan wisata di Kota Medan selama 8 jam. Kapal yang berlayar dari Port Klang ini bertolak ke Penang pukul 18.00 pada hari yang sama, dengan tujuan selanjutnya, Phi Phi Island Phuket dan Sabang.

Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Internasional

Pemerintah menjadikan Kawasan Danau Toba di Samosir Sumatera Utara sebagai destinasi wisata berstandar internasional. Beberapa pembenahan akan segera dilakukan.

“Yang pertama adalah payung hukumnya. Presiden telah meminta untuk dipersiapkan apakah nanti bentuknya Badan Otoritas Danau Toba dan sebagainya,” ungkap Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Intinya, pemerintah bersungguh-sungguh ingin mendorong peningkatan kunjungan wisatawan asing yang pada 2015 telah mencapai 10,4 juta.

“Ada peningkatan yang luar biasa. Diharapkan di 2016 ini menjadi 12 juta wisatawan asing,” kata Mas Pram.

Danau Tob, sambungnya, dipersiapkan pada 2019 menjadi destinasi baru dari 10 alternatif Bali baru di Indonesia.

“Mudah-mudahan ini pasti bisa. Danau Toba akan dikembangkan menjadi wisata alam dan Geo Park,” pungkasnya.